Hujan emas di negeri orang? Salah siapa?

2009 June 13

Bukannya aku tidak turut prihatin pada nasib Tenaga Kerja Wanita indonesia di seantero dunia, tapi gimana ya? Cewek bepergian tanpa didampingin sanak saudara atau suami kan memang dilarang? Maksudku, silakanlah melanggar aturan itu, kita manusia bebas, boleh memilih apa yang Dia kehendaki atau selecting our own way.

Masalahnya, kalau mereka tertipu oleh seseorang, diberi bujukan macam-macam, mengikuti bujukan itu, kemudian terdampar di negeri antah berantah, disiksa, dianiaya, yah kasihan juga.

But, indonesia is not bad at all, tahukah anda berapa penghasilan bekerja di negeri orang? Saudi misalnya, seorang karyawan hotel dapat gajih kurang lebih cuman 3 jutaan saja, pada musim-musim haji sih beda. namun bekerja disana, kebangsaan anda akan sedikit dilecehkan. sungguh tak enak di negeri orang, kalau ingin keluar negeri, hendaklah untuk jalan-jalan saja, itupun tak luput dari pelecehan, “orang Indonesia? Huh!”

Bahkan yang bekerja profesional, pun tak luput dari diskriminasi, bahkan di eropa barat sana. Bener lho, pekerja profesional kita kerap kesulitan mendapatkan kontrakan, meski gajihnya 10.000 euro.

Aku sih, karena pemuja teori konspirasi, pertama akan mengembalikan masalah ini pada pepatah arab tua, “suatu bangsa mulia karena wanitanya, lecehkanlah wanitanya maka hinalah bangsa itu.” dalam Qur’an juga sering dikatakan, mengenai suatu bangsa apabila menaklukkan bangsa lain, ada kalimat kurang lebih isinya begini “dan mereke mempermalukan para wanitanya.”

kedua, aku akan mengembalikan pada progam zion dalam tata dunia baru, “hilangkan perasaan malu dari para wanita, maka mudah menghancurkan suatu bangsa saat lemah moralitasnya.”

mungkin karena itulah, Dia yang Maha Tahu, menutup potensi kehancuran itu tepat di pintu depannya, dimana wanita dijaga, dimuliakan, ditutupi, dihargai, diawasi, dan ini bukanlah bentuk pengekangan namun cinta dan kasih sayang, my oh my.

Seorang kawan pernah ditanya mengenai profesi apa yang dia pilih setelah selesai kuliah nanti, dia menjawab, “yah kalo bisa sih kerja seperti bapa, di konsulat jendral.” Lelaki tua itu menjawab, “apa? kamu mau menjadi anjing seperti kami? Bahkan kami mengambil keuntungan dari para TKW.” jawabnya. (true story)

Silakan datang ke bagian Arrival luar negeri di airport cengkareng, para penipu bertebaran menyambut para wanita lugu yang membawa uang tak seberapa dari hasil kerja dan dilecehkan di negeri orang, hingga saat mereka tiba di rumah, mereka sudah tidak punya apa-apa lagi.

pernahkah anda membaca majalaha kartini awal tahun 90-an? disitu pernah dibentangkan sebuah hasil survey, bahwa seks pra nikah pada remaja, 70% terjadi pada keluarga dimana sang istri adalah wanita karir, dan 40% prosesi belah duren itu terjadi di rumah, saat kedua orang tua mereka bekerja.

sudahlah, nanti aku dibenci oleh para wanita pula, padahal cinta mereka adalah resource terbesar kehidupan dan inspirasiku, dan aku memuliakan serta menghormati mereka seperti cinta dan hormatku pada ibuku.

kerja di Indonesia tidaklah begitu buruk, menjadi istri saja juga sangat mulia, tanya pada udin gambut, berapa hektar lahan pertanian tak digarap dikampungnya? Hei c’mon, kadang kita keluar negeri untuk mencari penghasilan lebih baik, bukan karena di Indonesia tidak ada penghasilan.

tidak usahlah mengharapkan pemerintah, hampir tak ada yang bisa diharapkan pada mereka yang tidak pernah tulus, sejak awal memang udah gak jelas, terkutuk!

Mari bernyanyi, “kulihat ibu pertiwi.” Jangan pernah salahkan Tuhan! Save women!

10 Responses leave one →
  1. 2009 June 13

    Mungkin maksud mereka baik untuk membantu menambah penghasilan keluarga jadi tidak ada yang bisa disalahkan dari kejadian ini mungkin mereka harus berhati2 lagi memilih mana majikan yang baik dan tidak
    ________________________________
    menambah itu masalahnya… caranya? :P

  2. 2009 June 13

    Tergantung bagaimana mereka bisa membawa diri, tapi pd kenyataanya walau bagaimanapun tetap sja ada TKW yg pulang membawa kbr tdk baik …
    ____________________________________
    sebenarya ada aja yang baik, seperti TKW banjar yang adem ayem aja.. ntar kucritain

  3. 2009 June 13

    salam kenal…

    wah, kasian dunk para cewe… cari kerja aja susah.. gmana klo ntar menjanda? siapa yg nyari sesuap nasi buat anak di rumah.. mgkin mjd TKW, salah satu pilihan…
    _________________________________
    mengenai janda, ntar kucoba posting solusinya

  4. 2009 June 13

    ternyata masih banyak ya mas ..
    orang yang tega berbuat gitu~~
    dianiaya , melecehkan , disiksa…dan sebagainya.

    semoga menjadi pelajaran bagi kita semua :)
    ___________________________________
    mungkin karena ada kesempatan

  5. 2009 June 13

    Mereka itu menjaring wanita2 yang sudah menjanda dan berada di daerah yang sangat terpencil dan minim informasi. selain itu mereka yang bekerja disana dikirim tanpa didikan dari penyalur dan dengan iming2 gaji yang jauh dari gaji para buruh di Indonesia
    _________________________________
    dan pemerintah diam-diam menfasilitasi itu

  6. 2009 June 13

    Bebanyuan mata sorang nah membaca postingan sidin
    ___________________
    disapui lakasi!

  7. 2009 June 13

    nyaman dinegeri sorang jua… kata walikota…
    __________________
    Stuju!!!!!!!!!!!!!!

  8. 2009 June 13

    berbcr ttg hal ini mmg maish banyak pro kontranya, danmasih menjadi perdebatan yg mnrik, apapun itu ini bs menjadi salah satu pljrn penting bg Qta semua… ,
    salam kenal ya
    _________________________
    he eh.. he eh.. lam kenal juga :)

  9. 2009 June 13

    uang membutakan sgalanya …
    __________________
    gelap….

  10. 2009 June 16

    syukur kada hujan batu lahh…..,

    blog walking…..
    ________
    kalau batu bara ya kada papa kan? :)

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS