Sentuhan Terakhir….

2009 June 2

“halo?”

“iyah.. siapa nih?”

“sayang?”

“Anya?”

tak ada yang menyamainya mengucapkan kata itu, belum ada. suara yang terserak menjadi rangkaian berjuta pixel dalam suatu resolusi tinggi, menyembunyikan serak itu dalam kehalusan sangat ringkih, mengayun pelan dalam irama sehanyut buih meniti ombak laut hitam.

“hidupin 3G kamu sayang…”

“bentar”

“kamu pa kabar?”

“kamu kenapa sayang?” aku terhenyak demi melihatnya sangat berubah, kepucatannya semakin pias, seakan sedikitpun tak tertinggal energi mentari disana.

bahkan tanaman lapuk berjuta tahun yang lalu, tertimbun lapisan sedimen berlapis-lapis, terlupa selaksa abad, legam, kadang rapuh kadang kokoh, mengauskan cakar besi caterpillar, masih mengandung kalori matahari, namun Anya, dia laksana penghuni titan beku, terus mengorbit pada saturnus.

“aku…”

masih, selalu dia berusaha tersenyum, kali ini partikel penyusun keindahannya bergerak dalam asimetrisitas, tak mampu menyembunyikan energi yang mungkin hampir tiada.

“kamu sakit?”

“mmm, sudah tiga hari aku bleeding sayang.”

“sudah ke dokter?”

lagi-lagi kecemasanku dijawabnya dengan loncatan atom tak beraturan.

“kamu bisa antar aku sayang?”

kali ini aku yang terdiam, karapuhan menyelubungiku, ketakberdayaan membuat lumasku seperti tercampur air, membuih, membuat semua pistonku cekat, diam, kehilangan torsi. E.C.U didalamku membatasi tenaga hingga tiada, terikat janji pada diri untuk setia pada satu cinta.

“tapi besok bisa kan?”

“aku usahain, kamu istirahat yang cukup ya.”

malam, gerah menyerang dalam gelap, mendung memilih mengayun diawangan, enggan menurunkan butiran kristal cair mencumbu bumi, menjadi perangkap kalori yang hendak terbang kembali ke mentari.

lelap, dinginnya udara mendesak tubuh mengeluarkan panas lebih, menciptakan delusi dalam kesadaran luar kendali saat mata terpejam, hujan spektrum pada retina enggan menghentikan aliran citra pada memori, memaksaku bertarung dengan ketakberdayaan, berlari meninggalkan keindahan terus mengejar. menjerit memintanya pergi, mengusir dengan tangis.

Pagi, jiwaku tak henti terengah, menjauhi serapah dan kutuk menyiksa. matahari dhuha seperti berjanji membakarku siang nanti. sekitarku menjadi barisan warna tertangkap diafragma pelan merengkuh, membatasi lensa menyusun citra tanpa bias.

“Anya…”

dalam ruang putih kebisuan, hamparan danau beku siberia menyambut, getaran pita suaraku mengeluarkan nada tanpa makna. dingin dalam genggamku perlahan menguap, menyampaikan keindahan merindu yang terus kugapai dengan wajah tengadah, jiwaku mendustai diri, melepaskan sentuhan terakhir, pada senyuman sirna dalam cahaya.

(mengenang dia, mei 1985 – mei 2009)

20 Responses leave one →
  1. 2009 June 3

    Hanya bisa tersenyum kagum pada postingan anda

  2. 2009 June 3

    pelan2 membacanya, sedang mencari apa gerangan saat-saat terakhir yang disentuhnya. Akhhhhh….

  3. 2009 June 3

    nyaman…gaya bahasanyaa

  4. 2009 June 3

    @wawan:aduh makasih atuh bapa..
    @hariesaja:tadinya jg bermaksud begitu..argkhh..
    @pengangguran menulis mimpi: hiks.. (jadi terkenang ini.. Hiks)

  5. 2009 June 3

    Disentuh jadi bergetar.. apalagi sentuhan terakhir

  6. 2009 June 3

    bagus short story nya.. masih mencari² makna sebenarnya :)

  7. 2009 June 3

    lagi dicari maknanya… teselipnah.. good kata2..

    wawan dibilang bapa hahahaah… :roll:

  8. 2009 June 3

    @neng aia: sebenarnya tidak ada yang disembunyikan hehehe
    @manusia hero: iya pa? padahal bahamburan ja.. :P

  9. 2009 June 4

    gaya bahasanya bagus teh
    kaya novel supernova

  10. 2009 June 4

    MANtap……
    umpat duduk barangnah..kalo pina disurungi teh…sigar jua liur

  11. 2009 June 4

    mampir lagi aaaaaahhh….

  12. 2009 June 4

    @kelly: padahal aku gak suka ama dewi :P
    @iezul: teh kada, juz mangga handak lah? :)
    @neng aia: mangga atuh neng.. :) sering-sering aja..

  13. 2009 June 4

    hmm….bingung..coment…Selamat mengenang Dia !

  14. 2009 June 5
    Viana permalink

    Kunjungan pertama,thx ats knjunganx ke blog saya.. Comment mngenai postingan,ntr dlu ya..he,msh ngntuk ne,br bgun tdr.hehe

  15. 2009 June 5
    Viana permalink

    Dtngu knjungan brkutx.he
    ______________
    nunggunya dimana nih? :P

  16. 2009 June 6

    “anyaaaaaaa…………”

    hehe :-D
    __________________
    mmmmmmmmmmm…………..:P

  17. 2009 June 6

    sapa yang disentuh ?
    __________________
    siapa kah? apa kah yang dimaksud? :P

  18. 2009 June 6
    zebeyda permalink

    mengenang “dia” yg mana neh…..nang saikungnya kah….atau yg saikung lagi atau yang saikung lagi……..:P
    _____________________________
    jahat cinta nih :P

  19. 2009 June 7

    Untung juga sempat tejadi “sentuhan terakhir”,, dari pada tidak sama sekali,,,helleh…

    Ehem,,,heemmm :lol:
    _________________________
    he eh ya……….. baru kepikiran

  20. 2009 June 5

    wakakakakaka… iya om…. :P

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS